Minggu, 01 April 2018

MULIANYA SEORANG WANITA

Assalamualaikum Wr.Wb

Selamat Pagi wahai bidadari yang mengulurkan hijab nya hingga sekujur tubuhnya.
 Mulianya dirimu yang tertutup rapi hingga siapapun yang melihat mu merasa cemburu. Begitu banyak sosok yang dapat engkau jadikan contoh betapa berharga nya dirimu dalam kehidupan ini. Allah telah menakdirkan kedudukan mu dalam setiap hembusan nafas. Sungguh maha baik Allah yang sudah menetapkan segala hal dalam kehidupan ini begitu mengagumkan. Tiada apapun yang sia-sia atas kehendaknya.
Ya Allah ya Robbi.
Adakah hal yang lebih indah dari ketetapan Mu.
termasuk perintah Mu yang ingin memuliakan ku dengan menjaga rasa malu dan menutup aurat untuk melindungi ku dari segala keburukan yang ada.
Bagaimana bisa ku ingkari janji Mu yang membenarkan bahwa kemuliaan wanita ada pada sikap nya untuk mematuhi perintah Mu.
wahai saudara muslimah ku!
Allah memberikan kesempatan pada kita untuk memuliakan diri sendiri sebelum seseorang memuliakan diri kita.
Allah menitipkan kebahagiaan tergantung pada diri kita, karena tidak selama nya kebahagiaan berasal dari orang lain.
Bersyukurlah wahai sahabat shaleha.
Allah telah menyadarkan kita terlebih dahulu sebelum kita merasa lelah bergantung pada orang lain.
Karena sesungguhnya kita hanya boleh berharap pada Allah saja.
Rasa kecewa itu mudah didapat deengan harapan yang kita gantungkan pada seseorang.
Jadilah sahabat muslimah yang shaleha, kuat dan tahan banting.
kuat terhadap ujian yang Allah berikan dan mampu untuk mengatasi masalah dengan sendiri. penuh percaya diri hanya karena yakin Allah berikan keistimewaan itu pada kita.
Wahai tulang rusuk yang paling bengkok, adakala nya kita menjadi tubuh yang utuh untuk berdiri sendiri menghadapi kejam nya hidup ini.
Wahai gelas-gelas kaca yang rapuh, adakalanya kita menjadi wadah bagi diri sendiri dan orang lain.
Tetaplah menjadi idaman para penduduk langit dengan keimanan yang kita miliki sebagai wanita yang shalehah.
insyaallah, Allah akan limpahkan segala keberkahan Nya bagi kita.
#yulianairnandasaragih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar